Sinusitis terjadi akibat komplikasi dari pcnyaku jalan nafas atas.
]alan nafas atas adalah hidung, tenggorokan dan tclinga.
jalan nafas bawah adalah paru-paru.
Sinusitis mclatarbelakangi pcnyakit-pcnyakit lain scpcrti congck, sesak nafas atau bronkhitis kronis, sem infeksi lambung kronis atau gastritis kronis.
Sinusitis mudah mcnycrang anak-anak yang daya tahan tubuhnya kurang baik atau anak dcngan gcjala alcrgi yang menonjol sehingga mudah terjangkit batuk-pilck.
Pad: umumnya setelah menderita influenza, anak akan terkena komplikasi sinusitis.
Sinusitis tcrjadi sebagai akibat dari kcscmbaban sclaput lcndir hidung karcna adanya infeksi virus influenza.
Sehingga menimbulkan gangguan proscs pengeringan lendir hidung dan sinus.
Infeksi yang tcrjadi di daemh sinus atau rongga sekitar hidung ini akan mcnimbulkan gcjala pcnyakit di sekitar hidung pula.
Di sckitar hidung scndiri tcrdapat 4 pasang sinus paranasal.
Yaitu sinw makn'la yang berada di pipi, sinusßontal di dahi, sinus etmoia' di dckat mata dan di bclakang sinus etmoid terdapat sinus .gfenoid.
Gejala sinusitis dicandai oleh nm saldt di daemh dahi atau scbclah kcpala.
]uga terasa sakit di beIakang kepala bila tengah bcrkonsentrasi.
Selain itu akan keluar banyak dahak, khususnya di pagi hari sewaktu mcnyikat gigi.
Jika tidak mendapatkan penanganan yang baik, sctclah berlangsung 3 bulan, penyakit ini menjadi kronis.
Disebut kronis apabila timbul jaringan atau polip pada sinus.
De‘ ngan timbul polip, hidung akan mcnjadi tersumbat dan muncul gangguan drainase.
Akibatnya, pilek tak kunjung sembuh.
Lendirnya turun ke teng' gorokan dengan warna seperti susu.
Tak heran apabila kemudian si penderim gering mcngcluarkan dahak.
Semcntara dahak ini mengandung infeksi.
Dengan demikian, jelas berbahaya.
Komplikasi akibat sinusitis, khususnya mdang telinga tengah kronis yang dikenal dengan congek atau kopok.
Hal ini terjadi akibat lendjr masuk kc tclinga, sehingga menjadi radang telinga tengah.
Gejala awalnya seringkali ditandai dengan menaiknya suhu badan anak dan memerahnya gcndang telinga pendengarannya.
Congek yang tak kunjung scmbuh bisa mengakibatkan tuli konduktif.
Komplikasi ini khususnya terjadi pada anak-anak karena jarak antara telinga dcngan hidung pada anak relatif lebih pendek, scmentara saluran yang menghubungkannya pun relatif lebih besar.
Dengan demikian memudahkan pcnjalaran infeksi dari hidung ke telinga.
Komplikasi yang lcbih fatal adalah terjadinya komplikasi ke selaput otak yang dikenal dengan radang selaput otak (meningitis).
Gejalanya di antaxanya, muntab dan kejang-kejang.
Komplikasi lainnya adalah terjadinya radang mluran bronkhus kronis.
Radang ini tetjadi karena dahak masuk kc paru-paru, sehingga membuat seorang anak sesak nafas dan pusing.
Hal ini bisa terjadi karena kelenjar adenoid atau amandel, yaitu kelenjar getah bening yang tcrdapat di bclakang hidung pads anak masih bcsar.
Biasanya makin bcsar scorang anak maka kclcnjar adenoidnya makin mcngecil.
Apabila adenoid mcmbcsar, sccara otomatis pembuangan lendir dari sinus akan tcrganggu.
Komplikasi bmnkhus ini sering terjadi.
Dikenal dcngan istilah sinobronkhitis, yaitu suatu pcnyakit radang sinus kronis yang mengakibatkan terjadinya bronkhitis kronis.
]alan nafas atas adalah hidung, tenggorokan dan tclinga.
jalan nafas bawah adalah paru-paru.
Sinusitis mclatarbelakangi pcnyakit-pcnyakit lain scpcrti congck, sesak nafas atau bronkhitis kronis, sem infeksi lambung kronis atau gastritis kronis.
Sinusitis mudah mcnycrang anak-anak yang daya tahan tubuhnya kurang baik atau anak dcngan gcjala alcrgi yang menonjol sehingga mudah terjangkit batuk-pilck.
Pad: umumnya setelah menderita influenza, anak akan terkena komplikasi sinusitis.
Sinusitis tcrjadi sebagai akibat dari kcscmbaban sclaput lcndir hidung karcna adanya infeksi virus influenza.
Sehingga menimbulkan gangguan proscs pengeringan lendir hidung dan sinus.
Apabila sudah kc taraf ini bisa membawa kcmatian
Lendir mcnjadi tcrtahan, tak terbuang dengan baik, sehingga menimbulkan terjadinya infcksi bakteri yang bisa bcrlanjut mcnjadi sinusitis.Infeksi yang tcrjadi di daemh sinus atau rongga sekitar hidung ini akan mcnimbulkan gcjala pcnyakit di sekitar hidung pula.
Di sckitar hidung scndiri tcrdapat 4 pasang sinus paranasal.
Yaitu sinw makn'la yang berada di pipi, sinusßontal di dahi, sinus etmoia' di dckat mata dan di bclakang sinus etmoid terdapat sinus .gfenoid.
Gejala sinusitis dicandai oleh nm saldt di daemh dahi atau scbclah kcpala.
]uga terasa sakit di beIakang kepala bila tengah bcrkonsentrasi.
Selain itu akan keluar banyak dahak, khususnya di pagi hari sewaktu mcnyikat gigi.
Jika tidak mendapatkan penanganan yang baik, sctclah berlangsung 3 bulan, penyakit ini menjadi kronis.
Disebut kronis apabila timbul jaringan atau polip pada sinus.
De‘ ngan timbul polip, hidung akan mcnjadi tersumbat dan muncul gangguan drainase.
Akibatnya, pilek tak kunjung sembuh.
Lendirnya turun ke teng' gorokan dengan warna seperti susu.
Tak heran apabila kemudian si penderim gering mcngcluarkan dahak.
Semcntara dahak ini mengandung infeksi.
Dengan demikian, jelas berbahaya.
Komplikasi akibat sinusitis, khususnya mdang telinga tengah kronis yang dikenal dengan congek atau kopok.
Hal ini terjadi akibat lendjr masuk kc tclinga, sehingga menjadi radang telinga tengah.
Gejala awalnya seringkali ditandai dengan menaiknya suhu badan anak dan memerahnya gcndang telinga pendengarannya.
Congek yang tak kunjung scmbuh bisa mengakibatkan tuli konduktif.
Komplikasi ini khususnya terjadi pada anak-anak karena jarak antara telinga dcngan hidung pada anak relatif lebih pendek, scmentara saluran yang menghubungkannya pun relatif lebih besar.
Dengan demikian memudahkan pcnjalaran infeksi dari hidung ke telinga.
Komplikasi yang lcbih fatal adalah terjadinya komplikasi ke selaput otak yang dikenal dengan radang selaput otak (meningitis).
Apabila sudah kc taraf ini bisa membawa kcmatian
Apabila sudah kc taraf ini bisa membawa kcmatian.Gejalanya di antaxanya, muntab dan kejang-kejang.
Komplikasi lainnya adalah terjadinya radang mluran bronkhus kronis.
Radang ini tetjadi karena dahak masuk kc paru-paru, sehingga membuat seorang anak sesak nafas dan pusing.
Hal ini bisa terjadi karena kelenjar adenoid atau amandel, yaitu kelenjar getah bening yang tcrdapat di bclakang hidung pads anak masih bcsar.
Biasanya makin bcsar scorang anak maka kclcnjar adenoidnya makin mcngecil.
Apabila adenoid mcmbcsar, sccara otomatis pembuangan lendir dari sinus akan tcrganggu.
Komplikasi bmnkhus ini sering terjadi.
Dikenal dcngan istilah sinobronkhitis, yaitu suatu pcnyakit radang sinus kronis yang mengakibatkan terjadinya bronkhitis kronis.
Comments
Post a Comment