Peningkatan ini biasanya terjadi secara tiba-tiba antaxa satu hari dengan hari berikutnya.
Selanjutnya suhu akan menetap pada tingkat yang lebih tinggi sampai sebclum atau pada awal menstruasi selanjutnya.
]ika kehamilan dihindari, hubungan seksu» al tidak dilakukan scgera setclah perubahan suhu dicatat.
Sel telur dapat dibuahi sampai dengan 12 jam setelah ovulasi dan kelonggaran harus di’ buat untuk kcmungkinan ovulasi yang kedua dalam 24 jam setelah ovulasi yang pertama.
Untuk mengidentißkasi suhu yang relevan, dapat digu' nakan aturan 3 di atas 6.
Pada aturan ini, sebuah garis horisontal ditarik di ms suhu tcrtinggi pada suhu-suhu yang rendah.
Enam basil pcngukuran suhu akan bcrada pada atau di bawah garis horisontal ini.
Kemudian dibuat garis horisontal lagi pada guhu-suhu yang tinggi.
Tiga hasil pengukuran suhu pada atau di atas garis, mcngisyaratkan grafik tersebut sesuai dcngan aturan 3 di atas 6.
Segera setclah tiga suhu pada level yang tinggi dicatat, maka sampai dcngan akhir siklus, kondisi ini merupakan kondisi tidak subur.
Pcngguman garis horisontal untuk mcmbantu menghindari kesalahan interpremsi kctika 6 suhu pada level yang rcndah meragukan.
Hal ini bisa terjadi misalnya pada mcnyusui, setelah menggunakan pil kontrasepsi atau pada waktu pramenopause.
Dengan pengalaman dalam mencatat suhu ini, dapat dikcnali bentuk garis horisontal dan range normal untuk fase suhu yang rcndah dan fase pada suhu yang tinggi.
Pengalaman ini dapat membantu mcnginterpretasikan grafik yang lebih sulit.
Peningkatan suhu terjadi bila pencatatan suhu O,2°C atau lebih di atas suhu-suhu beberapa hari sebelumnya.
Kadang-kadang tidak didapatkan penyebab yang nyata peningkatan suhu ini.
Ketika menginterpretasikan scbuah grafik, sering dibantu untuk melingkari kenaikan tajam, sehingga kelainan peningkatan tajam ini mudah dikenali.
Setiap terjadi kenaikan suhu yang tajam, akan lebih baik bila ada penjelasan tentang kenaikan suhu tersebut.
Bila hanya satu kenaikan suhu yang tajam pada 6 suhu pada tingkat yang rendah, suhu tersebut dapat diabaikan.
Bila lebih dari satu, sebaiknya ditunggu beberapa hari sampai posisinya mcnjadi normal kembali.
Demikian juga bila terjadi gangguan yang mcmpcngaruhi 3 suhu pada tingkat yang lebih tinggi, sebaiknya ditunggu suhu yang kccm~ Pat untuk meyakinkan adanya infertilitas Menurut Edi Patmini (2004), Peningkatan suhu yang tiba-tiba meruPakan bcntuk yang paling sering ditemui, dcngan suhu yang mcmpcrlilmtkan peningkatan tajam antara satu hari dcngan hari berikutnya.
Pe“ingkatan suhu yang lambat yaitu suhu seocrypt meningkat dengan lambat sampai bebcrapa hari.
Pcningkatan suhu anak tangga yaitu pcningkatan suhu yang bila digambarkan pada grafik akan membentuk beberapa anak tangga_ Peningkatan suhu gigi gergaji yaitu peningkatan suhu yang bila digamban kan di grafik akan menggambarkan serangkaian suhu puncak dan lembah_ Meskipun sangat jarang, bentuk ini lebih sulit diinterpretasikan.
Dengan menggambar garis horisontal pada suhu-suhu rendah, dapat mengidentifikasi permulaan peningkatan suhu.
Fase tidak subur setelah ovulasi dimulai setelah suhu kelima telah dicatat.
Selanjutnya suhu akan menetap pada tingkat yang lebih tinggi sampai sebclum atau pada awal menstruasi selanjutnya.
]ika kehamilan dihindari, hubungan seksu» al tidak dilakukan scgera setclah perubahan suhu dicatat.
Sel telur dapat dibuahi sampai dengan 12 jam setelah ovulasi dan kelonggaran harus di’ buat untuk kcmungkinan ovulasi yang kedua dalam 24 jam setelah ovulasi yang pertama.
Untuk mengidentißkasi suhu yang relevan, dapat digu' nakan aturan 3 di atas 6.
Pada aturan ini, sebuah garis horisontal ditarik di ms suhu tcrtinggi pada suhu-suhu yang rendah.
Enam basil pcngukuran suhu akan bcrada pada atau di bawah garis horisontal ini.
Kemudian dibuat garis horisontal lagi pada guhu-suhu yang tinggi
Garis vertikal kemudian ditarik antara dua hari ketika suhu berganti dari tingkat yang (endah kc tingkat yang tinggi.Kemudian dibuat garis horisontal lagi pada guhu-suhu yang tinggi.
Tiga hasil pengukuran suhu pada atau di atas garis, mcngisyaratkan grafik tersebut sesuai dcngan aturan 3 di atas 6.
Segera setclah tiga suhu pada level yang tinggi dicatat, maka sampai dcngan akhir siklus, kondisi ini merupakan kondisi tidak subur.
Pcngguman garis horisontal untuk mcmbantu menghindari kesalahan interpremsi kctika 6 suhu pada level yang rcndah meragukan.
Hal ini bisa terjadi misalnya pada mcnyusui, setelah menggunakan pil kontrasepsi atau pada waktu pramenopause.
Dengan pengalaman dalam mencatat suhu ini, dapat dikcnali bentuk garis horisontal dan range normal untuk fase suhu yang rcndah dan fase pada suhu yang tinggi.
Pengalaman ini dapat membantu mcnginterpretasikan grafik yang lebih sulit.
Peningkatan suhu terjadi bila pencatatan suhu O,2°C atau lebih di atas suhu-suhu beberapa hari sebelumnya.
Kadang-kadang tidak didapatkan penyebab yang nyata peningkatan suhu ini
Peningkatan suhu ini dapat disebabkan karena minum alkohol, tidur terlalu larut, bangun terlalu siang, sakit atau stres.Kadang-kadang tidak didapatkan penyebab yang nyata peningkatan suhu ini.
Ketika menginterpretasikan scbuah grafik, sering dibantu untuk melingkari kenaikan tajam, sehingga kelainan peningkatan tajam ini mudah dikenali.
Setiap terjadi kenaikan suhu yang tajam, akan lebih baik bila ada penjelasan tentang kenaikan suhu tersebut.
Bila hanya satu kenaikan suhu yang tajam pada 6 suhu pada tingkat yang rendah, suhu tersebut dapat diabaikan.
Bila lebih dari satu, sebaiknya ditunggu beberapa hari sampai posisinya mcnjadi normal kembali.
Demikian juga bila terjadi gangguan yang mcmpcngaruhi 3 suhu pada tingkat yang lebih tinggi, sebaiknya ditunggu suhu yang kccm~ Pat untuk meyakinkan adanya infertilitas Menurut Edi Patmini (2004), Peningkatan suhu yang tiba-tiba meruPakan bcntuk yang paling sering ditemui, dcngan suhu yang mcmpcrlilmtkan peningkatan tajam antara satu hari dcngan hari berikutnya.
Pe“ingkatan suhu yang lambat yaitu suhu seocrypt meningkat dengan lambat sampai bebcrapa hari.
Pcningkatan suhu anak tangga yaitu pcningkatan suhu yang bila digambarkan pada grafik akan membentuk beberapa anak tangga_ Peningkatan suhu gigi gergaji yaitu peningkatan suhu yang bila digamban kan di grafik akan menggambarkan serangkaian suhu puncak dan lembah_ Meskipun sangat jarang, bentuk ini lebih sulit diinterpretasikan.
Dengan menggambar garis horisontal pada suhu-suhu rendah, dapat mengidentifikasi permulaan peningkatan suhu.
Fase tidak subur setelah ovulasi dimulai setelah suhu kelima telah dicatat.
Comments
Post a Comment